Minggu, 07 Oktober 2012

Kosongkan Cangkir Tehmu




Di sebuah kerajaan, karena kesibukan sang raja memerintah, permaisurilah yang menemani dan sangat memanjakan sang pangeran. Pangeran tumbuh menjadi pemuda yang sombong, egois, kurang sopan santun, dan malas belajar. Raja sangat sedih memikirkan sikap pangeran muda. Bagaimana nasib negeri ini nantinya? Setelah berbincang dengan permaisuri, raja pun bertitah

"Anakku, tahta kerajaan akan ayah serahkan kepadamu, tetapi dengan syarat engkau harus tinggal dan belajar selama 1 tahun di atas bukit bersama seorang guru yang telah ayah pilih. Bila engkau gagal, maka tahta kerajaan akan ayah serahkan kepada orang lain."

Pangeran serta merta menyanggupi persyaratan itu. Dalam hati ia berkata,

"Apalah artinya penderitaan 1 tahun dibandingkan kelak sebagai raja, aku bisa hidup mewah dan bersenang-senang seumur hidupku!"

Setibanya di kediaman sang guru, tingkah laku pangeran tetap sombong, menyebalkan, dan tidak sopan. Dia merasa sebagai pangeran, semua orang harus menuruti kemauannya. Setiap kali gurunya bertanya, pangeran menjawab semaunya. Setiap kali gurunya menerangkan pelajaran, pangeran tidak mendengarkan-merasa sudah tahu semua. Tidak terasa haripun berganti minggu. Sang guru berpikir keras tentang cara untuk memberi pelajaran kepada pangeran yang sombong dan sok pintar itu.
Suatu hari, sang guru menyeduh teh dan menuangkan ke cangkir pangeran. Air teh dituang terus dan terus hingga tumpah ke mana-mana sehingga mengenai tangan sang pangeran. Pangeran berteriak marah,

"Hai, bodoh sekali! Menuang teh saja tidak becus! Cangkir sudah penuh mengapa masih dituang terus? Air mendidih, lagi!"

Dengan tersenyum sang guru berkata tegas,

"Beruntung hanya tangan pengeran yang terkena percikan teh panas. Sebagai seorang pangeran, calon raja dan suri tauladan bagi rakyatnya, tidak sepantasnya berkata tidak sopan seperti itu, lebih-lebih kepada gurunya sehingga sepantasnya mulut pangeranlah yang harus dituang teh panas ini. Guru sengaja menuang terus cangkir yang telah terisi penuh karena ingin mengajarkan kepada Yang Mulia bahwa cangkir teh diumpamakan sama seperti otak manusia. Bila telah terisi penuh maka tidak mungkin diisi lagi. Karenanya kosongkan dulu cangkirmu, kosongkan pikiranmu, agar bisa diisi hal-hal baru yang positif. Hanya bekal ini yang ingin guru sampaikan. Bila pangeran tidak berkenan, silakan pergi dari sini."

Mendengar perkataan sang gurunya yang tegas, pangeran seketika tertunduk malu. Peristiwa itu menyadarkan pangeran untuk mengubah sikapnya dan menerima pelajaran dari gurunya. Tentu saja perubahan sikap pengeran ini membuat raja sangat bergembira.



Karena status, pendidikan, atau kedudukan, seringkali seseorang merasa lebih tahu, lebih mengerti, dan lebih pintar dari orang lain dan tidak mau mendengarkan orang lain. Sikap seperti ini membuat pikiran kita tertutup yang akhirnya kita sulit menerima hal-hal baru/ide yang diberikan oleh orang lain yang mungkin membuat kita lebih maju. Semoga kita masih mempunyai kesempatan untuk memperbaiki diri menjadi lebih rendah hati.

J Tuhan Memberkati J

Institusi Perguruan Tinggi Indonesia

UNIVERSITAS  
Menyelenggarakan program pendidikan akademik (sarjana) dan atau profesional (diploma) dalam SEJUMLAH disiplin ilmu pengetahuan tertentu.

Perguruan Tinggi Negeri
Universitas Sam Ratulangi  

Perguruan Tinggi Swasta
Universitas Bina Nusantara 
Universitas Kristen Maranatha



INSTITUT 
Menyelenggarakan program pendidikan akademi (sarjana) dan atau profesional (diploma) dalam SEKELOMPOK ILMU PENGETAHUAN yang sejenis.

Perguruan Tinggi Negeri
Institut Teknonologi Sepuluh November Surabaya 
Institut Kesenian Jakarta (IKJ)
1. Fakultas Film Televisi
2. Fakultas Seni Rupa
3. Fakultas Seni Pertunjukan

Perguruan Tinggi Swasta

POLITEKNIK 
Menyelenggarakan program pendidikan profesional (diploma) dalam SEJUMLAH bidang pengetahuan khusus

Perguruan Tinggi Negeri
Politeknik Negeri Bandung  

Perguruan Tinggi Swasta

SEKOLAH TINGGI 
Menyelenggarakan program pendidikan akademik (sarjana) dan atau profesional (diploma) dalam SATU DISIPLIN ILMU tertentu. 

Perguruan Tinggi Negeri
SekolahTinggi Seni Indonesia Bandung  

Perguruan Tinggi Swasta

AKADEMI 
Menyelenggarakan program pendidikan profesional (diploma) dalam SATU atau SEBAGIAN cabang ilmu pengetahuan tertentu. 

Perguruan Tinggi Swasta


SEKOLAH KEDINASAN 
Pendidikan kedinasan adalah pendidikan profesi yang diselenggarakan oleh Kementerian, kementerian lain, atau lembaga pemerintah nonkementerian yang berfungsi untuk meningkatkan kemampuan dan keterampilan dalam pelaksanaan tugas kedinasan bagi pegawai negeri dan calon pegawai negeri. 
Namun perlu digaris bawahi tidak semua sekolah kedinasan tersebut menerapkan ikatan dinas (dimana lulusannya akan diangkat menjadi PNS dan wajib bekerja di departemen/kementrian yang bersangkutan), ada juga sekolah kedinasan yang lulusannya bisa bekerja di swasta jika tidak diterima PNS, hanya sekolahnya dibawah binaan kementrian tertentu

Perguruan Tinggi Di Bawah Kementrian
Kementrian Dalam Negeri
Kementrian Energi dan Sumber Daya Mineral
Kementrian Hukum dan Hak Asasi Manusia
Kementrian Kebudayaan dan Pariwisata
Kementrian Keuangan
Kementrian Kelautan dan Perikanan
Sekolah Tinggi Perikanan Bogor
Akademi Perikanan Bitung
Akademi Perikanan Sorong
Bagian Administrasi Pelatihan Perikanan Lapangan Serang
Sekolah Usaha Perikanan Menengah Negeri Ladong
Sekolah Usaha Perikanan Menengah Negeri Pariaman
Sekolah Usaha Perikanan Menengah Negeri Tegal
Sekolah Usaha Perikanan Menengah Negeri Bone
Sekolah Usaha Perikanan Menengah Negeri Kota Agung, lampung
Sekolah Usaha Perikanan Menengah Negeri Pontianak
Sekolah Usaha Perikanan Menengah Negeri Waeheru
Sekolah Usaha Perikanan Menengah Negeri Sorong
Kementrian Kesehatan
Kementrian Perhubungan
Akademi Perkeretaapian Madiun
Kementrian Perindustrian
Akademi Teknologi Industri Makasar (ATIM)
Kementrian Pertahanan Nasional
Akademi Angkatan Udara (TNI Angkatan Udara)
Kementrian Sosial
Kementrian Pertanian, Perkebunan, dan Kehutanan
Kementrian Komunikasi dan Informatika


 Perguruan Tinggi Di Bawah Non Kementrian
Badan Intelijen Negara
Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika
Badan Pertanahan Nasional
Badan Pusat Statistik
Badan Tenaga Nuklir Nasional
Lembaga Administrasi Negara
Lembaga Sandi Negara Republik Indonesia

Perguruan Tinggi Di Bawah Kepolisian